.// Jualan di Internet
Assalamualaikum wr wb
Pernah beli barang dari toko online? Pernah jualan di internet atau bahkan punya toko online?
Mungkin udah 2 tahun lebih gw jualan di web, tapi bukan di toko online juga, gw prefer di milis-milis, atau forum-forum diskusi. Kalo beli barang dari internet? pernah beberapa kali siy (kalo gak mau disebut sering :p), mulai dari kaos, DVD game PSP, film, aplikasi, usb drive, tas, mainan, sampai hp dan kamera beserta lensanya sekalian :p
Beberapa bulan belakangan siy udah agak jarang jualan di web, paling sekali-sekali aja promosi di milis, atau menerima pembelian dari pelanggan2 lama :p Untuk produk Aidea sendiri udah jarang banget gw jual di web, karena ada reseller online juga. Sekarang alhamdulillah pesanan dari toko2 offline sudah lumayan rutin, dan ada semacam marketing juga buat daerah Mangga Dua, dan Bandung (ini baru masuk), jadi gw gak jualan langsung ke konsumen, ya paling nganter barang aja sekali-kali ke toko.
Produk yang lebih sering gw promosikan sekarang malah HDY, yang notabene produknya Indri, karena gw yang lebih aktif di milis dan forum :p HDY pun ada beberapa reseller online, jadi kalau promosi ke milis paling menginformasikan produk baru atau mencari reseller, bukan jualan langsung. Penjualan di toko offline pun alhamdulillah lumayan rutin, pelan tapi pasti
Awal-awal jualan, gw memang mau jualan langsung, di web, tidak melalui reseller. Interaksi langsung dengan konsumen ini berpengaruh pada kelangsungan usaha kita, bisa pengaruh positif atau sebaliknya, tergantu kita sebagai penjual
1. Jalin komunikasi di komunitas tempat kita promosi, bisa di milis, atau forum diskusi. Kalau (calon) pembeli sudah mengenal atau setidaknya tahu reputasi penjual, mereka tidak akan sungkan membeli produk kita ketika mereka membutuhkan. Komunikasi dengan penjual lain juga perlu, malah bertukar pelanggan. Misalnya kalau ada orang lain yang menjual produk yang sama dengan kita, stok di tempat kita habis, kita bisa menyerankan pembeli ke toko penjual lain yang kita kenal, atau malah kita bisa ‘pinjam’ stok barang dari penjual lain tadi. Atau lagi, kalau kita tidak menjual produk yang pembeli minta, bisa kita sarankan ke orang yang menjual produk tadi, yang tentunya kita sudah tahu.
Kalau di milis atau forum jual beli, para pembeli kerap kali memberikan testimonial terhadap si penjual, dari sini bisa dilihat bagaimana reputasi si penjual, dan ini akan menjadi pertimbangan kita jika mau membeli produk dari penjual tadi.
2. Kesampingkan untung besar, tapi bukan berarti tidak menjadi target penjualan. Kadang dari untung uang sedikit, kita mendapat hal lain yang tidak diduga. Misal kita memberi diskon ke pelanggan yang sudah pernah membeli lebih dari 1 kali, bukan tidak mungkin pelanggan kita merekomendasikan produk kita ke orang2 di sekitarnya, jadilah pelanggan kita bertambah. Siapa tahu pembeli kita punya kenalan yang bisa memberikan untung lebih besar ke kita (bukannya ngarep juga :p). Misal dia punya kenalan yang sedang butuh produk kita dalam jumlah besar untuk acara tertentu, kalau tidak melalui dia, mungkin gak jadi ketemu
3. Sebisa mungkin berikan impresi dan reputasi yang baik di mata pelanggan. Gak perlu berlebihan juga, ya tahu sendiri gw orangnya gimana, bukan yang suka promosi juga :p , tapi gw usahakan informatif dan apresiatif (apa coba niy :p). Berikan informasi tentang produk kita sejelas mungkin, ada baiknya juga kita punya pengetahuan tentang produk serupa dari merk lain, sehingga bisa dikasih tau perbandingannya jika ada yang menanyakan. Gak perlu takut memberitahukan ‘kekurangan’ produk kita, tapi coba sampaikan dalam bahasa yang tidak menjatuhkan produk kita, dengan begini diharapkan (calon) pembeli dapat mengerti dan merasa layak dengan harga yang kita tawarkan.
Misal, untuk produk HDY, ada yang nanya apakah bahan yang dipakai sama dengan bahannya Allerhand? Resellernya gak tau apa itu Allerhand, jadi mereka tanya ke gw & Indri, ya kita jelaskan, karena gw ama Indri memang punya pengetahuan tentang produk2 Allerhand.
4. Pembeli di toko online biasanya mengkhawatirkan garansi. Tuliskan atau informasikan dengan jelas tentang garansi produk, apakah ada penggantian, atau uang kembali misalnya. Calon pembeli akan merasa lebih aman jika membeli produk bergaransi, ya minimal garansi dari si penjual. Gw sendiri pernah beberapa kali (2-3 kali) mengganti produk yang udah dibeli, ini memang bagian dari garansi. Ukuran tas laptop gak cukup, langsung gw ganti, karena gw juga gak mau orang beli produk gw trus gak kepake, atau pake tapi terpaksa. Ada cacat jait, gw langsung ganti baru, ini pernah kejadian dari produk yang gw titip di toko offline. Gw malah menawarkan pembayaran belakangan, setelah tas itu sampe ditangan pembeli, dan mereka puas (dalam artian ukuran pas dan dirasa cocok). Ini pernah gw alami pada pembeli dari luar kota yang ‘waspada’, mungkin belum pernah beli barang melalui internet, atau mungkin pernah ketipu dengan kualitas/tampilan barang.
Jadi gw tawarkan seperti di atas, cek dan coba aja dulu, kalo ok baru transfer, dan orang ini belum pernah beli sebelumnya. Rasa khawatir gak dibayar ya ada juga sedikit, tapi ego gw lebih dominan kayaknya :p pengen membuktikan bahwa produk yang gw jual ini ok dan layak dengan harganya, silakan dicek dulu, hehe. Memang ada rasa kepuasan tersendiri kalau orang lain juga puas dengan produk kita, setidaknya merasa layak dengan harga yang ditawarkan. Akhirnya ya dibayar juga, dan besok2nya dia beli lagi :p
Aksesibilitas internet bisa memberikan kita hal tak terduga. Satu bulan lalu, gw ditelp oleh pihak majalah What Hi-Fi? , mereka mau pinjam produk Aidea untuk dijadikan ‘nara sumber’ di salah satu artikel di majalah itu, ngebahas tentang tas laptop. Gak tau juga tau dari mana produk Aidea, ya itulah ‘keajaiban’ internet. Jadilah gw promosi gratis di majalah itu, walaupun bukan ngebahas produk Aidea secara khusus, tapi ada foto tas Aidea (dan dicantumkan credit-nya) gw rasa cukup sementara ini :p
Trus lagi, waktu awal bikin tas laptop, gw bikin untuk ukuran Apple laptop (macbook & macbook pro), dan pengen dijual di gerai2 reseller Apple, tapi masuknya susah, gak bisa langsung datengin toko trus bilang mo nitip jual :p tapi hubungi bagian marketing dan segala macem, dan gak ada yang respon :p Ya sud, bukan berarti gak bisa jualan, gw masuk d ke komunitas Apple, forum2 diskusi, jualan di situ, dan itu lumayan hasilnya.
Minggu lalu, ada yang email, dari salah satu reseller Apple, minta sample produk Aidea, buat dijual digerai-gerai mereka. Sample udah gw kirim, mudah2an ada respon positif, doain aja d ya
Jadi maksudnya, di saat gw gak nawar2in ke reseller Apple, malah mereka yang minta sample
Walaupun misalnya gak diterima, setidaknya produk Aidea sudah ‘dilirik’, dan ini prosesnya gak sebentar, ya gak lama banget juga siy, gak sampe 5 tahun :p
Komunikasi memang memegang peranan penting, di sektor apa pun, dan mungkin kalian tahu, gw agak sulit dalam hal komunikasi ini, tapi kalo diajak ngobrol masalah produk Aidea atau HDY, sepertinya gw cukup komunikatif dan persuasif :p Intinya adalah, gw lebih suka berkomunikasi tentang apa yang gw tahu betul, atau punya pengalaman di situ.
Jadi yang mau jualan di internet, kenali produk kalian dulu. Kalau ini memang buatan sendiri, coba kenali produk buatan orang lain sebagai pembanding, kalau kalian sekedar menjual, gali informasi selengkapnya, dan berujung pada pertanyaan: “apakah saya sendiri mau menggunakan produk ini?”, lebih detail lagi, “apakah saya mau membeli produk ini sebesar harga yang ditawarkan?”, walaupun bukan patokan, tapi setidaknya bisa memberikan tolak ukur buat konsumen di luar sana, dan lebih percaya diri untuk menjual
Apa yang gw sampaikan di atas mungkin hal umum aja, bisa dibaca di mana-mana, point lebih justru buat gw, karena gw tulis berdasarkan pengalaman, walaupun belum lama, tapi cukup mempengaruhi cara pandang gw ke lingkungan sekitar gw. Contoh paling gampang, gw lebih menghargai penjual (apa pun) yang ada di sekitar gw, bukannya sebelumnya tidak menghargai, tapi ada cara pandang yang berbeda setelah gw melakukannya sendiri, terjun langsung jadi penjual
Wallahua’lam
Wassalamualaikum wr wb
Filed under: Five Feet Seller | Leave a Comment
No Responses Yet to “.// Jualan di Internet”